
Tinggalkan Komentar / ARTIKEL, kEGIATAN SEKOLAH, KESISWAAN, UMUM / Oleh AdinWeb
Palang Merah Remaja (PMR) Wira dari lima sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) selama dua hari, Sabtu-Minggu, 12-13 April 2025. Sekolah yang terlibat antara lain SMKN 4 Sampit, SMKN 2 Sampit, SMKN 1 Kotabesi, SMAN 2 Sampit, dan SMAS Bina Bangsa 01. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi anggota PMR dalam bidang pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, dan kerja.
Kegiatan dibuka dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh pembina PMR dari masing-masing sekolah serta perwakilan PMI Kabupaten Kotim. Setelah pembukaan, peserta melakukan persiapan sebelum menjalani ujian teori yang menguji pemahaman mereka tentang dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, dan manajemen bencana.
Selanjutnya, peserta mempersiapkan diri untuk ujian Praktik Keterampilan (PK) dan drama simulasi. Ujian PK menilai kemampuan peserta dalam menangani berbagai kasus medis darurat, sementara drama simulasi menguji kreativitas dan kerja sama tim dalam menghadapi skenario bencana.






Hari kedua dimulai dengan pengecekan perlengkapan dan persiapan untuk kegiatan lapangan. Peserta kemudian mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama (PP) dan tandu, di mana mereka mempraktikkan teknik evakuasi korban dengan benar.
Puncak kegiatan adalah simulasi lapangan melalui 7 pos yang menantang:
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis tetapi juga membangun solidaritas dan kepemimpinan antaranggota PMR dari berbagai sekolah.







Diklat ditutup dengan pembagian sertifikat dan apresiasi kepada peserta yang menunjukkan performa terbaik. Diharapkan, pelatihan ini dapat meningkatkan kesiapan PMR Wira Kotim dalam menghadapi situasi darurat sekaligus mempererat jejaring antarunit PMR di wilayah Sampit dan sekitarnya.
#PMRWiraKotim #DiklatPMR2025 #SiapTanggapBencana
Jadilah yang pertama berkomentar di sini