
Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakil Kepala Sekolah (Waka), seluruh Kepala Program Keahlian, Tim Sarpras, serta seluruh Kepala Laboratorium di SMK Negeri 4 Sampit. Kehadiran unsur pimpinan dan pengelola unit kerja ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas manajemen sarana dan prasarana sekolah.
Sebagai narasumber, hadir Pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang memberikan pemaparan mendalam terkait urgensi digitalisasi pengelolaan aset sekolah. Dalam materinya, beliau menjelaskan pentingnya sistem aplikasi dalam mendata, memantau, serta mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana secara berkala. Dengan adanya aplikasi ini, proses inventarisasi, pelaporan kerusakan, pengajuan perbaikan, hingga perencanaan pengadaan dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terdokumentasi dengan baik.
Peserta kegiatan mendapatkan penjelasan mengenai fitur-fitur utama aplikasi, alur penggunaan, serta simulasi penginputan data. Diskusi interaktif juga berlangsung aktif, terutama terkait integrasi data antar laboratorium dan program keahlian agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekeliruan pencatatan aset.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja di SMK Negeri 4 Sampit mampu mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola sekolah yang efektif dan efisien. Digitalisasi pengelolaan sarpras tidak hanya mendukung tertib administrasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pembelajaran kepada peserta didik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi antarbidang dalam menjaga dan merawat aset sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini